Al-Mustafa, sang lelaki terkasih, telah pulang ke tanah kelahirannya kembali pada bulan penuh kemenangan, bulan Tichreen. Perasaan ingin menjenguk tanah kelahirannya sangat bergejolak di hatinya. Kedatangannya dirayakan secara luas dan sangat dirindukan. Semua penduduk desa yang haus akan pengetahuannya berkumpul di sekelilingnya. Al-Mustafa menghabiskan 40 malam dalam kesendirian di tamanny…